Nurhadi Komisi IX DPR RI Fraksi NasDem Sosialisasikan Komunikasi, Informatika Dan Edukasi ( KIE ) Bersama Badan POM RI

Kediri || Faktaperistiwanews.co – Nurhadi,S.Pd Komisi IX DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Dapil VI Bersama dengan Badan POM Republik Indonesia selaku badan pengawas Obat dan Makanan yang merupakan Mitra dari Komisi IX DPR RI melakukan sosialisasi Komunikasi, Informatika dan Edukasi ( KIE ) di wilayah Kota Kediri khususnya ini dari Direktorat Jenderal bidang pengawasan olahan pangan peredaran produksi dan Peredaran olahan pangan di Gedung Nasional Indonesia (GNI ) Kediri Jum’at (3/02/22).

Nurhadi menyampaikan, Kenapa saya ajak di Kota Kediri karena potensi Kota Kediri yang cukup luar biasa dari hampir 300.000 penduduk di Kota Kediri itu 20.000-nya itu pelaku UMKM, jadi seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM jadi ini penting sekali keberadaan para pelaku UMKM ini kita backup bersama dan Pemerintah Kota Kediri sudah lakukan koordinasi dengan Badan POM dari sisi perijinan untuk mengawal karena UMKM itu mau tidak mau kita dorong harus naik kelas, ya naik kelas itu dari berbagai sisi kualitas produknya, kemudian juga dari peningkatan cara pemasarannya, terang Nurhadi.

Nurhadi menambahkan, dalam melakukan pengawasan Di toko – toko, warung , pusat oleh-oleh yang ada beberapa produk UMKM yang mana kualitasnya itu diragukan atas izin tidak ada bahkan izin PRT juga tidak ada srtta tanggal kadaluarsanya juga ada dan juga ada yang double dan lain-lain. Tapi menurut dari perwakilan BPOM yang hadir, potensi UMKM khususnya di bidang olahan pangan di Kediri ini luar biasa jadi beliau sampai bingung milih berbagai macam jajanan, mungkin dari keripik saja itu saja macamnya sudah puluhan, dan ini jangan sampai kita terkesan pemerintah itu menakut-nakuti nanti kalau tidak ada izin tidak boleh beredar dan lain sebagainya.

Makanya kita buka apa adanya sebenarnya izin itu kita Sangat terbuka dan kita akan lakukan pendampingan pendampingan . Jadi kita DPR RI yang punya Mitra BPOM ini dari pusat sekaligus memantau perkembangan dari UMKM Kota Kediri dan tentunya pemerintah kota sendiri pun juga demikian.

Nurhadi berharap ke depannya yang para pelaku UMKM punya prestasi dengan berbagai macam produk kemudian kita dorong UMKM ini bisa naik kelas, kalau sudah ada idenya dan apa ada resiko resiko tertentu, ya kalau pada bulan-bulan tertentu Loka pom Kediri ini akan melakukan semacam sidak ke toko-toko, pusat oleh-oleh, ke mall dan lain sebagainya yang akan melihat secara langsung keberadaan dari UMKM dilihat dari kemasan label izin dan kadaluarsanya itu seperti apa, dan tentu sudah memenuhi kaidah aturan yang ditetapkan oleh pemerintah melalui BPOM atau belum !, dan pastinya produk-produk itu juga akan diambil , tetapi bukan berarti langsung dikenai sanksi yang kaitannya dengan hukum , dan tentunya BPOM kita dorong untuk melakukan pembinaan, urai Nurhadi.

Termasuk produk – produk rumahan, yang tadi juga disampaikan kalau produk itu mungkin masih bisa enak dikonsumsi selama seminggu, ya memang tidak perlu izin, akan tetapi kalau produk yang di atas itu dan beredar cukup luas di berbagai market itu memang harus ada izinnya, Tambahnya.( Ban )