Banyuwangi || faktaperistiwanews.co – Layang-layang sangat erat dengan permainan orang Indonesia, dari dulu sampai hari ini sangat banyak yang memainkan layang-layang/layangan, baik dari yang muda hingga yang tua
Memang sangat jarang sekarang ditemukan penjual layang-layang, dulunya di tahun 90-an hingga 2023-an layang-kayang sangat gampang ditemukan, bahkan di warung warung kecil pun bisa ditemukan.
Penampakan berbeda ditemukan di Genteng kecamatan genteng Kabupaten Banyuwangi letaknya Di area blakang makam kuburan cina kali putih Terdapat penjual layang-layang tradisional dengan ukuran lebih besar dari layang-layang pada umumnya. Layang-layang di tempat tersebut dibuat dari kain serta kertas dari kayu yang lebih kuat dari biasanya.
Sukarni akrap di panggil (Ajeng) penjual layangan, saat diwawancarai mengatakan bahwa masih ada beberapa orang pembeli, yang menurut pengakuan pembeli ingin bernostalgia dan menyenangkan anak sehingga ada yang membeli layangan.
“Gak terlalu banyak yang beli, ada beberapa yang ngakunya main layangan besar dan kecil dari kerta dan plastik. Ini lebih kuat dan bisa lebih tinggi terbangnya” ujar Ajeng saat ditemui di tempat penjualan layang-layang, Kamis 15/06/2023
Perempuan berjilbab ini juga berharap agar permainan ini masih banyak yang memainkan sekaligus menjaga tradisi anak-anak agar tetap mengenal dan mainkan layang-layang.
“Zaman sekarang anak anak udah megang gadget, jadi sedikit yang kenal sama layang-layang, ditambah lagi lapangan untuk nerbangkan layang-layang payah dicari, dimana lagi bisa main layang-layang? Makanya Semoga masih bisa terjaga tradisi kita, saya bantu menjualnya saja,” demikian Ajeng
(Bah-Man)