Ismail Bantah Kabar Hilang, Ternyata Sedang Investigasi Jalan Rusak di Sintang dan Melawi…

Pontianak, Kalimantan Barat || faktaperistiwanews.co — Kabar mengenai hilangnya seorang pria bernama Ismail yang sempat beredar di sejumlah media online dan media sosial akhirnya dipastikan tidak benar alias hoaks.

Ismail yang diketahui merupakan warga Jalan Parit Mambo, Kelurahan Jungkat, Kabupaten Mempawah, ternyata sedang melakukan investigasi lapangan terkait kondisi infrastruktur jalan rusak di sejumlah wilayah pedalaman Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Sintang dan Kabupaten Melawi.

Dalam beberapa hari terakhir, Ismail turun langsung ke lokasi untuk melihat kondisi jalan yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Dari hasil peninjauannya, ia mengaku prihatin terhadap kerusakan jalan yang dinilai cukup parah dan berdampak besar terhadap aktivitas warga.

“Saya merasa prihatin melihat kondisi masyarakat di daerah pedalaman. Jalan yang rusak membuat aktivitas warga terganggu, mulai dari sektor ekonomi, pendidikan hingga pelayanan kesehatan,” ujar Ismail saat dikonfirmasi di Pontianak.

Ismail yang juga dikenal sebagai jurnalis media online Liputan 7 serta menjabat sebagai Kepala Perwakilan Wilayah (Kaperwil) Kalimantan Barat itu menegaskan bahwa investigasi tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap kondisi masyarakat di daerah terpencil.

Ia juga meminta perhatian serius dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat, khususnya kepada Gubernur Kalimantan Barat, agar segera mengambil langkah konkret dalam memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Sintang dan Melawi.
Menurutnya, infrastruktur jalan merupakan urat nadi perekonomian masyarakat.

Apabila kondisi jalan terus dibiarkan rusak, masyarakat pedalaman akan semakin sulit berkembang dan berpotensi tertinggal dari daerah lainnya.
“Perbaikan jalan harus menjadi prioritas. Infrastruktur yang baik akan membantu peningkatan ekonomi masyarakat dan memperlancar akses pendidikan maupun kesehatan,” tambahnya.

Meski memiliki keterbatasan fisik, semangat Ismail dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Dedikasinya dinilai menjadi contoh positif bagi insan pers maupun elemen masyarakat lainnya.

“Walaupun beliau memiliki keterbatasan fisik, semangatnya luar biasa. Beliau tetap turun langsung ke lapangan demi memperjuangkan kepentingan masyarakat,” ungkap salah seorang warga yang mengenal Ismail.

Langkah yang dilakukan Ismail menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial tidak ditentukan oleh kondisi fisik, melainkan oleh niat tulus dan keberanian untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat luas.

Masyarakat pun berharap pemerintah daerah maupun pemerintah provinsi segera mengambil tindakan nyata guna memperbaiki infrastruktur jalan di wilayah pedalaman Kalimantan Barat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

TIM / GERAK CEPAT…