Warning

: Trying to access array offset on false in /home/anakkote/faktaperistiwanews.co/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1164

Warning: Trying to access array offset on false in /home/anakkote/faktaperistiwanews.co/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1165

Warning: Trying to access array offset on false in /home/anakkote/faktaperistiwanews.co/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1166

Warning: Trying to access array offset on false in /home/anakkote/faktaperistiwanews.co/wp-content/themes/publisher/includes/libs/bs-theme-core/theme-helpers/template-content.php on line 1177

Gelar Apel Akbar, Wali Kota Eri Meminta Camat dan Lurah Turut Dampingi Kader Kesehatan

Surabaya, faktaperistiwanews.co.id – Apel akbar kader kesehatan Surabaya dalam menghadapi musim pancaroba dan nataru diikuti 32 ribu kader kesehatan.

Tanpa kader kesehatan, Surabaya tidak akan bisa lepas dari masalah kesehatan. Bahkan, tanpa kader kesehatan wabah Covid19 tidak akan bisa teratasi serta melandai signifikan seperti sekarang ini.

“Surabaya menjadi seperti sekarang ini, bukan karena wali kotanya, bukan karena Pemkot Surabaya. Tapi, Surabaya menjadi seperti saat ini, karena kehebatan kader kesehatannya,” kata Wali Kota Eri Cahyadi, di GOR 10 November Surabaya, Minggu (28/11).

Dalam menghadapi musim pancaroba serta mewaspadai penyakit menjelang nataru, Eri menginginkan, untuk menggandeng seluruh warga Surabaya. Karena, tidak akan bisa sehat, tanpa peran masyarakat lebih mencintai lingkungan. Oleh karena itu, disampaikan kembali, seluruh kader kesehatan bersama mengubah perilaku warga menjadi lebih sehat. Terlebih, agar perkampungan terhindar dari jentik nyamuk demam berdarah dengue (DBD).

“Kami harapkan, warga bisa menjaga lingkungan, dan menjaga saluran air supaya lancar sekaligus terhindar banjir,” tutur Eri Cahyadi.

Lebih lanjut dikatakan bahwa, upaya menjaga lingkungan di Kota Surabaya tetap bersih, bukan hanya tugas Pemkot Surabaya. Tetapi, peran masyarakat, menjaga kota terhindar dari bencana.

“Mengubah perilaku warga, dan pemerintah turun bersama,” ungkap dia.

Eri kembali berharap, para kader kesehatan untuk turun langsung ke rumah warga. Sehingga, nanti kader kesehatan ini tidak sendiri, tapi akan didampingi camat maupun lurah masing-masing.

“Para Camat dan Lurah Surabaya inilah turut mendampingi kader kesehatan yang bertugas ke rumah warga. Nah, saat ada kader diperlakukan kurang baik, dari peran Camat dan Lurah harus hadir, atau jangan sampai dilepas,” pintanya. (vn/yud)