Sidoarjo || faktaperistiwanews.co – Ketua DPRD Kabupaten Sidoarjo H. Usman, M.MKes, menghadiri acara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke 39 Tahun 2023. Jumat 29/09/2023 pukul 07.00 sampai selesai.
Sebanyak 8000 siswaPaud, 2500 Guru dan Pendamping 1636 satuan pendidikan dikabupaten Sidoarjo mengikuti peringatan Hari Anak Nasional (HAN) kegiatan ini digelar di Lapangan PASMAR 2 Korps Marinir Gedangan Kabupaten Sidoarjo.
Perigatan ini dihadiri oleh Bupati Sidoarjo H. Ahmad Mudhlor S.IP ,Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Hj. Sa’adah Ahmad Mudhlor, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan DR.Ng Tirto Adi, MP, Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sidoarjo.
Ketua DPRD Sidoarjo H.Usman M.MKes sangat mengapresiasi dengan kegiatan memperingati Hari Anak Nasiol (HAN) saat ditemui oleh awak media beliau mengatakan, bahwa kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang dihadiri 18 Kecamatan se Sidoarjo kurang lebih 8000 Anak – anak Paud yang hadir untuk memperingatinya dengan penuh aman, lancar, senang, gembira, dan mendapat sebuah dukungan secara totalitas dari pemerintah termasuk DPRD Sidoarjo, apalagi terakhir diiringi dengan pelepasan balon bareng – bareng dengan Bapak Bupati Sidoarjo H. Ahmad Mudhlor S.IP bersama dengan Anak – anak Usia Dini (Paud) dengan penuh bersorak – sorak melihat balon yang berterbangan dan harapannya karena Anak – anak adalah generasi penerus marilah kita persiapkan secara cermat agar mereka siap menerima estafet kemungkinan ke depan, semangat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan akan terus tumbuh membawah Sidoarjo menuju masa depan yang lebih cerah dan baik bersama generasi penerus yang tangguh, berpotensi, harapnya.
Bupati Sidoarjo H.Ahmad Mudhlor S.IP dalam sambutannya berpesan kepada seluruh Pendidik di Kabupaten Sidoarjo agar mendidik anak sesuai dengan dunianya serta siapkan menuju generasi Emas Tahun 2045.
Gus Mudhlor panggilan akrabnya menambahkan, pentingnya menciptakan transisi Taman Kanak – kanak (TK) ke Sekolah Dasàr (SD) agar dibuat menyenangkan sesuai arahan Kementrian Pendidikan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemenristekdikti) hal ini dilàkukan agar Anak – anak tidak mengalami culture shock (perasaan tertekan dengan lingkungan dan budaya baru.
Gus Mudhlor meminta kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Sidoarjo agar membuat edaran untuk transisi TK ke SD bisa Calustung (baca tulus berhitung), ucapnya. (Jrw)