Debat Publik Pertama Calon Walikota dan Wakil Walikota Kediri di Pilkada 2024

Kota Kediri || faktaperistiwanews.co — Komisi Pemilihan Umum (KPU)Kota Kediri berhasil menyelenggarakan Debat publik pertama untuk pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kediri tahun 2024, acara diadakan di Insumo Kediri Convention Centre (IKCC), Jumat, 01/11/2024 pukul 19.00 WIB.

Debat ini mempertemukan dua paslon Walikota Kediri, yakni pasangan nomor urut 1 Vinanda Prameswati dan Qowimuddin Thoha serta pasangan nomor urut 2 Silviana Feronica dan Regina Nadya Suwono.

Dengan bertemakan “Peningkatan sumber daya manusia, kualitas hidup, dan layanan publik menuju Kota Kediri yang lebih baik”. Debat ini diharapkan mampu menggali visi dan misi para kandidat sehingga mampu meyakinkan masyarakat dalam memilih pemimpin yang tepat untuk membangun Kota Kediri dalam 5 tahun mendatang

Pemaparan visi dan misi dari masing-masing pasangan calon merupakan sajian awal pada segmen pertama debat publik ini.

Selanjutnya, pada segmen kedua dan ketiga, kedua paslon berusaha menjawab pertanyaan yang diajukan oleh panelis, serta memberikan tanggapan satu sama lain.

Debat Pertama Walikota Kediri
Kedua Palon Walikota Kediri Saling tanya jawab pada segmen keempat
Suasana perdebatan semakin seru ketika sesi tanya-jawab antar pasangan dimulai, Pada tahap ini, pasangan calon Wakil Wali Kota, yaitu Gus Qowim dari pasangan nomor urut 1 dan Regina dari pasangan nomor urut 2, saling melontarkan pertanyaan dan tanggapan.

Kemudian, dilanjutkan oleh kedua calon Wali Kota, yakni Vinanda dan Silviana, yang juga saling melempar pertanyaan pada segmen kelima.

Debat publik ditutup dengan komitmen kedua paslon untuk membawa Kota Kediri menjadi lebih baik di masa depan. Masing-masing pasangan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada lawannya atas debat yang berlangsung dengan lancar dan penuh rasa saling menghormati.

Ketua KPU Kota Kediri, Reza Cristian, menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya debat ini.

“Alhamdulillah, debat pertama berjalan lancar. Kami berharap acara ini bisa memberikan masyarakat pandangan jelas tentang visi dan misi para kandidat,” ujar Reza.

Ia menambahkan, “Debat Publik Pertama ini penting untuk membantu masyarakat sebagai calon pemilih, supaya mereka memahami visi misi para pasangan calon Wali Kota Kediri dan Wakil Wali Kota Kediri, Reza juga menyatakan bahwa pihaknya optimis tingkat partisipasi pemilih dalam Pilkada 2024 bisa mencapai 85 hingga 90 persen,” imbuhnya.

Dengan terselenggaranya debat publik pertama ini, diharapkan masyarakat Kediri semakin memiliki gambaran yang jelas mengenai calon pemimpin mereka dan siap menyambut pesta demokrasi dengan penuh partisipasi.(Nov)