BPBD Muratara Adakan Pelatihan Terhadap TRC Dalam Rangka Antisipasi Kahutlah

MURATARA || faktaperistiwanews.co – Antisipasi kebakaran hutan dan lahan. Kami juga meminta rekan-rekan pers pro aktif untuk memantau posko induk ini supaya informasi-informasi tentang antisipasi kebakaran hutan dan lahan juga kebun cepat didapat,”jelasnya.

Ditanya daerah yang rawan kebakaran hutan dan lahan serta kebun? Zainal mengatakan pada saat musim kemarau yang rawan kebakaran hutan dan lahan yakni Kecamatan Rupit, Karang Dapo, sebagian Kecamatan Ulu Rawas. Pokoknya wilayah lahan gambut.

“Kami Menghimbau kepada masyarakat, jangan membuka lahan itu dengan cara membakar. Jika masyarakat membutuhkan bantuan alat sampaikan kepada kami. Kami akan sampaikan kepada Bupati untuk membantu alat untuk membersihkan lahan tersebut,”tegasnya.

Artinya jangan dibakar karena apabila membakar nanti akan berhadapan dengan hukum.

Perlu diketahui bahwa saat ini intensitas hujan diwilayah Kabupaten Musi Rawas Utara tinggi. Tentunya kalau tinggi bisa menyebabkan banjir. Untuk itu harapan kami, masyarakat yang ada di daerah aliran sungai, harus waspada. Jika perlu buat seperti pos siskamling untuk berjaga malam untuk mengetahui tinggi airnya sebab bencana ini tidak bisa diprediksi.

Kegiatan pelatihan dihadiri, Kapolres Musi Rawas Utara AKBP Ferly Rosa Putra S.Ik, Dandim 0408 MLM, Staf Ahli bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Staf Ahli bidang Ekonomi Pembangunan dan Keuangan, Kepala Bappeda, Kepala BPKAD, Kadinkes, Kadis PMD-PA, Kadis Pertanian dan Peternakan, Kadis LHP, Kadinsos, KPH V Rawas Manggala Agni, Camat Se-kabupaten Muratara, Polsek di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Muratara, Koramil Rupit, koramil Karang Dapo Koramil Rawas Ilir dan Para Staf Dinas BPBD.

Jurnalis David

: